Urusan administrasi tersebut tidak boleh merugikan atau menghalangi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemilu.
KETUA KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan bahwa pihaknya menjamin hak konstitusional warga negara Indonesia untuk ikut memilih dalam pemilu 2024. Sehingga 4 juta lebih pemilih yang belum memiliki KTP atau e-KTP bisa ikut memilih dengan menggunakan identitas lain seperti Kartu Keluarga untuk membuktikan yang bersangkutan sudah berusia 17 tahun.
"Pada dasarnya, untuk menjadi pemilih syaratnya adalah WNI, kedua sudah genap 17 tahun di hari pemungutan suara. Sebagaimana kita ketahui hari pemungutan suara kita hari Rabu 14 Februari 2024, sehingga batas 17 tahun bukan pada saat pemutakhiran data pemilih atau penyusunan daftar pemilih, tapi nanti pada hari pemungutan suara," tegas Hasyim di Kantor KPU, Senin .
Dia menerangkan bahwa dari DP4 yang diterima sudah pasti terdapat pemilih pemula yang genap 17 tahun per 14 Februari 2024 nanti. Di satu sisi para pemilih pemula tersebut tentu belum memiliki KTP, tetapi di sisi lain mereka memiliki hak suara sebagaimana amanat konstitusi.Menurut Hasyim, KTP merupakan urusan administrasi warga negara. Namun, urusan administrasi tersebut tidak boleh merugikan atau menghalangi hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam pemilu.
"Memang jumlahnya banyak, tetapi kan urusannya urusan administrasi yang kemudian tidak bisa menghalang-halangi penggunaan hak konstitusional. Demikian cara berpikir KPU, ketika mendaftar kemudian mempertahankan warga negara yang belum punya KTP, tapi nyatanya berdasarkan data dan dokumen yang ada bisa dipastikan yang bersangkutan sudah 17 tahun pada pemungutan suara," tegasnya.
"KK itu kan administrasi kependudukan, tapi KTP itu adalah administrasi kependudukan plus pemilihan untuk memverifikasi dia punya hak pilih atau tidak. Bagaimana mungkin KK yang tidak ada fotonya disamakan dengan KTP yang ada fotonya? Gimana caranya kita memastikan itu tidak disalahgunakan?" kata dia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
4 Juta Pemilih Belum Ber-KTP, KPU: Urusan Administrasi Tak Boleh Halangi Warga 'Nyoblos'KPU RI kembali buka suara soal dibolehkannya kartu keluarga (KK) menjadi dokumen verifikasi yang dibawa pemilih ke tempat pemungutan suara (TPS).
Read more »
Bawaslu Desak KPU Wajibkan 4 Juta Pemilih Miliki E-KTP Buat Nyoblos di Pemilu 2024Bawaslu menilai jika KPU berkeras menggunakan KK sebagai pengganti KTP, maka bakal terjadi kerawanan dalam Pemilu 2024.
Read more »
Ganjar Belum Punya Cawapres, PDI-P: Yang Deklarasi 11 Bulan Lalu juga BelumKata Hasto, ada bakal calon presiden yang sudah dideklarasikan sejak 11 bulan lalu tetapi masih belum mengumumkan siapa cawapresnya.
Read more »
Pemilih Muda Mendominasi Pemilu 2024, Perindo: Suara Gen Z dan Milenial Tentukan Nasib Generasi ke DepanKetua Harian DPW Partai Perindo DKI Jakarta Najmi Mumtaza Rabbany mengatakan pemilih muda akan mendominasi pada kontestasi Pemilu 2024. Ketua Harian DPW Partai...
Read more »
Tak Terikat Parpol, Erick Thohir Miliki Daya Tarik Tinggi di Pemilih Muda |Republika OnlineErick Thohir digadang banyak generasi muda untuk menjadi calon wakil presiden.
Read more »
Andre Rosiade: Pemilih Jokowi 2019 Pindah ke PrabowoPADEK.CO-- Anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Andre Rosiade menyebutkan, perlahan tapi pasti, para pemilih Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 akan beralih memilih Prabowo Subianto pada 2024 mendatang.
Read more »