Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah mengusut penyebab 131 balita yang mengalami gangguan ginjal akut.
KPAI pun mendesak Kementerian Kesehatan bertindak tegas jika benar obat tersebut lolos perizinan dan beredar.
"Jangan sampai masih tersebar luas, masih bisa dibeli, menjadi promosi obat, donasi obat, dan sebagainya. Harus segera ada ketegasan dan kejelasan untuk stop dan cegah peredarannya," tutur Jasra Putra.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
KPAI Minta Pemerintah Usut Peredaran Obat Batuk dari India Diduga Penyebab 131 Balita Alami Gangguan GinjalKomisi Perlindungan Anak Indonesia meminta pemerintah usut peredaran obat batuk dari India diduga jadi penyebab 131 balita mengalami gangguan ginjal misterius.
Read more »
Komnas HAM Dalami Kewenangan PSSI dan PT LIB di Tragedi KanjuruhanKomisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal mendalami kewenangan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada tragedi...
Read more »
Komisi II DPR Tak Yakin Wacana Pilkada Tak Langsung Hilangkan KorupsiPolitikus PDI Perjuangan (PDIP) ini mengaku ragu, apabila Pilkada berubah format menjadi tidak langsung dapat menghilangkan praktik-praktik culas tersebut.
Read more »
Roy Suryo Laporkan JPU ke Komisi Kejaksaan RI Jelang Sidang Hari Ini, Kenapa?Roy Suryo akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan terkait kasus meme stupa Candi Borobudur yang diedit mirip Presiden Jokowi hari ini.
Read more »
Pimpinan Komisi II Tegaskan Pilkada 2024 Tetap Dipilih Rakyat |Republika OnlineKepala daerah dipilih DPRD membuat demokrasi kembali ke masa lalu.
Read more »